Referensi:
– Weygant, Kimmel, and Kieso, Financial Accounting, IFRS Edition, John Wiley & Son, Inc, NewYork,
– Weygant, Kimmel, and Kieso, 2007, Accounting Principle “Pengantar Akuntansi”, Edisi 7, Buku 1 dan 2, Salemba Empat, Jakarta
1. Kecurangan, Pengendalian Internal dan Kas (ch07 indo version)
2. Akuntansi Piutang (ch08 indo version)
3. Persediaan (ch06 indo version)
MATAPELAJARAN SEMESTER 2
Sabtu, 14 Februari 2015
MANAJEMEN
DEVINISI MANAJEMEN MENURUT PARA AHLI
Pengertian Manajemen - Secara Etimologis, Manajemen adalah kosa kata yang berasal dari bahasa Perancis kuno, yaitu menegement yang berarti seni melaksanakan dan mengatur. Sejauh ini memang belum ada kata yang mapan dan diterima secara universal sehingga pengertiaanya untuk masing-masing para ahli masih memiliki banyak perbedaan.
Secara umum manajemen juga dipandang sebagai sebuah disiplin ilmu yang mengajarkan tentang proses untuk memperoleh tujuan organisasi melalui upaya bersama dengan sejumlah orang atau sumber milik organisasi. Dalam hal ini manajemen dibedakan menjadi 3 bentuk karakteristik, diantaranya adalah:
Sebuah proses atau seri dari aktivitas yang berkelanjutan dan berhubungan.
Melibatkan dan berkonsentrasi untuk mendapatkan tujuan organisasi.
Mendapatkan hasil-hasil ini dengan berkerja sama dengan sejumlah orang dan memanfaatkan sumber-sumber dimiliki si organisasi.
Ditinjau dari segi fungsinya, manajemen memiliki 4 fungsi dasar manajemen yang menggambarkan proses manajemen, semuanya terangkum sebagai berikut:
Perencanaan
Perencanaan melibatkan urusan memilih tugas yang harus di lakukan untuk mempertahankan tujuan organisasi, menjelaskan bagaimana tugas harus dilaksanakan, dan memberi indikasi kapan harus dikerjakan.
Aktivitas perencanaan memfokuskan pada mempertahankan tujuan. Para manajer menegaskan secara jelas apa yang organisasi harus lakukan agar berhasil. Perencanaan fokus terhadap kesuksesan dari organisasi dalam jangka waktu pendek dan juga jangan panjang.
Pengorganisasian
Pengorganisasian yakni memberi tugas sebagai hasil dari tahapan perencanaan, tugas tersebut di berikan kepada beragam individu atau grup didalam organisasi. Mengorganisir adalah untuk menciptakan mekanisme untuk menjalankan rencana.
Pengaruh
Pengaruh merupakan sebuah motivasi, kepemimpinan atau arah. Pengaruh dapat di definisikan sebagai bimbingan dari aktivitas dari anggota organisasi dalam arah yang dapat membantu organisasi lebih terarah untuk mencapai hasil atau target.
Pengendalian
Pengendalian merupakan sejumlah peranan yang dimainkan oleh para manajer:
Mengumpulkan informasi untuk mengukur performa.
Membandingkan performa masa kini dengan sebelumnya.
Menentukan aksi selanjutnya dari rencana dan melakukan modifikasi untuk menuai parameter performa diharapakan
Pengertian manajemen menurut para ahli
Menurut G.R. Terry:
Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksudmaksud yang nyata.
Menurut Hilman:
Manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan yang sama.
Pengertian Manajemen - Secara Etimologis, Manajemen adalah kosa kata yang berasal dari bahasa Perancis kuno, yaitu menegement yang berarti seni melaksanakan dan mengatur. Sejauh ini memang belum ada kata yang mapan dan diterima secara universal sehingga pengertiaanya untuk masing-masing para ahli masih memiliki banyak perbedaan.
Secara umum manajemen juga dipandang sebagai sebuah disiplin ilmu yang mengajarkan tentang proses untuk memperoleh tujuan organisasi melalui upaya bersama dengan sejumlah orang atau sumber milik organisasi. Dalam hal ini manajemen dibedakan menjadi 3 bentuk karakteristik, diantaranya adalah:
Sebuah proses atau seri dari aktivitas yang berkelanjutan dan berhubungan.
Melibatkan dan berkonsentrasi untuk mendapatkan tujuan organisasi.
Mendapatkan hasil-hasil ini dengan berkerja sama dengan sejumlah orang dan memanfaatkan sumber-sumber dimiliki si organisasi.
Ditinjau dari segi fungsinya, manajemen memiliki 4 fungsi dasar manajemen yang menggambarkan proses manajemen, semuanya terangkum sebagai berikut:
Perencanaan
Perencanaan melibatkan urusan memilih tugas yang harus di lakukan untuk mempertahankan tujuan organisasi, menjelaskan bagaimana tugas harus dilaksanakan, dan memberi indikasi kapan harus dikerjakan.
Aktivitas perencanaan memfokuskan pada mempertahankan tujuan. Para manajer menegaskan secara jelas apa yang organisasi harus lakukan agar berhasil. Perencanaan fokus terhadap kesuksesan dari organisasi dalam jangka waktu pendek dan juga jangan panjang.
Pengorganisasian
Pengorganisasian yakni memberi tugas sebagai hasil dari tahapan perencanaan, tugas tersebut di berikan kepada beragam individu atau grup didalam organisasi. Mengorganisir adalah untuk menciptakan mekanisme untuk menjalankan rencana.
Pengaruh
Pengaruh merupakan sebuah motivasi, kepemimpinan atau arah. Pengaruh dapat di definisikan sebagai bimbingan dari aktivitas dari anggota organisasi dalam arah yang dapat membantu organisasi lebih terarah untuk mencapai hasil atau target.
Pengendalian
Pengendalian merupakan sejumlah peranan yang dimainkan oleh para manajer:
Mengumpulkan informasi untuk mengukur performa.
Membandingkan performa masa kini dengan sebelumnya.
Menentukan aksi selanjutnya dari rencana dan melakukan modifikasi untuk menuai parameter performa diharapakan
Pengertian manajemen menurut para ahli
Menurut G.R. Terry:
Manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja, yang melibatkan bimbingan atau pengarahan suatu kelompok orang-orang kearah tujuan-tujuan organisasional atau maksudmaksud yang nyata.
Menurut Hilman:
Manajemen adalah fungsi untuk mencapai sesuatu melalui kegiatan orang lain dan mengawasi usaha-usaha individu untuk mencapai tujuan yang sama.
EKONOMI MAKRO PENGANTAR
Ilmu Ekonomi Makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Tujuan ilmu ekonomi makro adalah untuk memahami peristiwa ekonomi dan untuk memperbaiki kebijakan ekonomi.Pengantar Mikro dan Makro, penulis : Iskandar Putong, penerbit : Mitra Wacana Media Hubungan yang dipelajari pada ilmu ekonomi makro adalah hubungan variabel keseluruhan. Variabel-variabel itu diantaranya tingkat pendapatan nasional, konsumsi rumah tangga, investasi nasional, tingkat tabungan, belanja pemerintah, tingkat harga-harga umum, jumlah uang yang beredar, tingkat bunga, kesempatan bekerja, neraca pembayaran, dan lain-lain.
Inflasi[sunting | sunting sumber]
Inflasi adalah naiknya harga-harga komoditi yang disebabkan tidak singkronnya antara program sistem pengadaan komoditi dengan tingkat pendapatan yang dimiliki oleh masyarakat.[4] Inflasi bukanlah masalah yang terlalu berarti jika keadaan tersebut diiringi oleh tersedianya komoditi yang diperlukan secara cukup dan ditimpali dengan naiknya tingkat pendapatan yang lebih besar.[butuh rujukan] Manusia dan Prilaku Ekonomi, penulis : Endro Sariono ; Slamet Subekti; Burhanuddin A. Usman; M. Jaharuddin; dan M. Alwi, penerbit : exact Ganeca Biaya produksi untuk menghasilkan komoditi semakin tinggi yang menyebabkan harga jualnya menjadi relatif tinggi, disisi lain tingkat pendapatan masyarakat relatif tetap Maka, barulah inflasi ini menjaadi membahayakan jika berlangsung dalam waktu yang relatif lama dengan porsi berbanding terbalik antara tingkat inflasi terhadap tingkat pendapatan.
Pengangguran
Pengangguran terjadi disebabkan karena adanya kesenjangan antara penyediaan lapangan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan. Manusia dan Prilaku Ekonomi, penulis : Endro Sariono ; Slamet Subekti; Burhanuddin A. Usman; M. Jaharuddin; dan M. Alwi, penerbit : exact Ganeca Pengangguran bisa juga terjadi meskipun jumlah kesempatan kerja tinggi akan tetapi terbatasnya informasi, perbedaan dasar keahlian yang tersedia dari yang dibutuhkan atau bahkan dengan sengaja memilih untuk menganggur. Manusia dan Prilaku Ekonomi, penulis : Endro Sariono ; Slamet Subekti; Burhanuddin A. Usman; M. Jaharuddin; dan M. Alwi, penerbit : exact Ganeca Pengangguran selalu saja ada dalam suatu perekonomian, maka sebenarnya pengangguran itu bukanlah masalah berat dan membahayakan, karena sesuatu yang selalu ada dan bahka harus selalu ada termasuk hal yang sangat menguntungkan bila bisa dikelola dengan baik dalam kondisi yang juga baik. '
Inflasi[sunting | sunting sumber]
Inflasi adalah naiknya harga-harga komoditi yang disebabkan tidak singkronnya antara program sistem pengadaan komoditi dengan tingkat pendapatan yang dimiliki oleh masyarakat.[4] Inflasi bukanlah masalah yang terlalu berarti jika keadaan tersebut diiringi oleh tersedianya komoditi yang diperlukan secara cukup dan ditimpali dengan naiknya tingkat pendapatan yang lebih besar.[butuh rujukan] Manusia dan Prilaku Ekonomi, penulis : Endro Sariono ; Slamet Subekti; Burhanuddin A. Usman; M. Jaharuddin; dan M. Alwi, penerbit : exact Ganeca Biaya produksi untuk menghasilkan komoditi semakin tinggi yang menyebabkan harga jualnya menjadi relatif tinggi, disisi lain tingkat pendapatan masyarakat relatif tetap Maka, barulah inflasi ini menjaadi membahayakan jika berlangsung dalam waktu yang relatif lama dengan porsi berbanding terbalik antara tingkat inflasi terhadap tingkat pendapatan.
Pengangguran
Pengangguran terjadi disebabkan karena adanya kesenjangan antara penyediaan lapangan kerja dengan jumlah tenaga kerja yang mencari pekerjaan. Manusia dan Prilaku Ekonomi, penulis : Endro Sariono ; Slamet Subekti; Burhanuddin A. Usman; M. Jaharuddin; dan M. Alwi, penerbit : exact Ganeca Pengangguran bisa juga terjadi meskipun jumlah kesempatan kerja tinggi akan tetapi terbatasnya informasi, perbedaan dasar keahlian yang tersedia dari yang dibutuhkan atau bahkan dengan sengaja memilih untuk menganggur. Manusia dan Prilaku Ekonomi, penulis : Endro Sariono ; Slamet Subekti; Burhanuddin A. Usman; M. Jaharuddin; dan M. Alwi, penerbit : exact Ganeca Pengangguran selalu saja ada dalam suatu perekonomian, maka sebenarnya pengangguran itu bukanlah masalah berat dan membahayakan, karena sesuatu yang selalu ada dan bahka harus selalu ada termasuk hal yang sangat menguntungkan bila bisa dikelola dengan baik dalam kondisi yang juga baik. '
STATISTIKA
A. PENGERTIAN
Menyajikan data merupakan tahap lanjutan yang harus dilakukan setelah suatu data tertentu diperoleh. Tujuan menyajikan data adalah agar data yang dikumpulkan dapat lebih mudah dipahami. Ada 2 katagori peyajian data yaitu
data tunggal (disusun sesuai satuan nilai data yang diperoleh)
data berkelompok (disusun secara berkelompok sesuai dengan interval yang telah ditetapkan).
Data dapat disajikan dalam bentuk tabel atau diagram
B. MENYAJIKAN DATA TUNGGAL
Berikut adalah data nomor sepatu 10 orang siswa :
37, 38, 42, 41, 39, 39, 37, 37, 36, 42
Data tersebut jika disusun dalam bentuk Tabel/Diagram menjadi sebagai berikut.
1. Tabel
NO SEPATU
(x)
FREKUENSI
(f)
36
1
37
3
38
1
39
2
40
0
41
1
42
2
2. Diagram
Berikut adalah penyajian dalam bentuk diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran dan diagram gambar.
2.1. Diagram Batang
2.2.Diagram Garis
2.3. Diagram Lingkaran
2.3.1. Diagram lingkaran dalam satuan derjat (o)
Untuk digaram lingkaran dalam satuan derajat “0” :
sebuah lingkaran = 3600
Cara mengubah data ke derajat “0”
Jumlah seluruh data = 10
banyak data untuk nomor sepatu 36 = 1
Nilai derajat = 1 /36 x 3600 = 100
3. dengan cara yang sama tentukan nilai derajat untuk nomor sepatu
37, 38, 39, 40, 41 dan 42
4. Gunakan bantuan jangka dan busu sehingga ketika digambar
menjadi diagram seperti di atas
2.3.2. Diagram lingkaran dalam satuan %
Pembagian lingkaran untuk setiap data dalam satuan persen (%) pada dalam gambar ditentukan dengan cara sebagai berikut.
sebuah lingkaran = 100%
Cara mengubah data ke persen “%”
Jumlah seluruh data (n) = 10
Data sepatu dengan nomor 36 (a) ada 1
Nilai persen = 1/10 x 100% = 10%
lakukan cara yang sama untuk setiap nomor sepatu yang lain sehingga diperoleh persentase untuk ukuran 37 (30%), 38 (10%),39 (20%),40 (0%) , 41 (10%) dan 42 (20%).
2.4. Diagram Gambar
C. MENYAJIKAN DATA BERKELOMPOK
Data berkelompok digunakan untuk memudahkan dalam menyajikan data yang jumlahnya cukup banyak, sehingga data tersebut mudah dibaca karena tampil lebih ringkas tanpa mengubah tujuan yang diinginkan. Data berkelompok dapat disajikan dalam bentuk tabel dsitribusi frekuensi atau dalam bentuk diagram batang berimpit (histogram) dan poligon serta ogive.
Perhatikan data berikut :
Data nilai hasil ulangan Matematika pada SMK “X” sebagai berikut :
51 58 71 76 90 85 86 73 67 69
57 48 40 53 65 81 90 73 77 74
60 70 69 61 75 62 56 43 72 94
72 63 71 74 58 78 75 76 83 68
66 68 50 64 65 71 85 59 67 60
Bentuk tabel dari data tersebut sebagai berikut.
TABEL NILAI ULANGAN MATEMATIKA SMA X
N i l a i Frekuensi
40 – 46 2
47 – 53 4
54 – 60 7
61 – 67 9
68 – 74 14
75 – 81 7
82 – 88 4
89 – 95 3
J u m l a h 50
Dan bentuk diagram data tersebut dalam bentuk histogram dan poligon sebagai berikut.
Bentuk ogivenya sebagai berikut :
Ogive Negatif Ogive Positif
1. Membuat Tabel Data Berkelompok
Untuk membuat tabel distribusi frekuensi dari data yang jumlahnya cukup besar terlebih dahulu harus menentukan nilai jangkauan (R) , baanyaknya kelas (K) dan panjang kelas (I) dengan aturan sebagai berikut.
Jangkauan / Range ( R )
adalah selisih nilai data tertinggi dengan nilai data terendah.
Rumus :
R = Xb – Xk
Xb = Nilai data tertinggi
Xk = Nilai data terendah
Banyaknya kelas / banyaknya interval ( K )
Rumus aturan STURGES :
K = 1 + 3,3 log n
K = banyaknya kelas
n = banyaknya data
Interval kelas / panjang kelas ( I )
Rumus :
I = R/K
R = Jangkauan
K = banyaknya kelas
Tabel yang terbentuk di atas diperoleh sebagai berikut. (Perhatikan data yang telah disediakan di atas!)
Data nilai hasil ulangan Matematika pada SMK “X”
51 58 71 76 90 85 86 73 67 69
57 48 40 53 65 81 90 73 77 74
60 70 69 61 75 62 56 43 72 94
72 63 71 74 58 78 75 76 83 68
66 68 50 64 65 71 85 59 67 60
Berdasarkan data tersebut :
Banyanya data : n = 50
Data terbesar : Xb = 94
Data terkecil : Xk = 40
Jangkauan R = Xb – Xk
= 94 – 40
= 54
Banyaknya kelas
K = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log 50
= 1 + 3,3 x 1,699
= 1 + 5,6067
= 6,6067 ≡ 7 (pembulatan)
Interval kelas
54/7 = 7,714 ≡ 8 (pembulatan)
Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dibuat tabel dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Banyak data setiap kelas/panjang kelas/Interval = 7. Kelas pertama di mulai dari data terkecil yaitu
2) Banyaknya kelas 8
Kelas
Data
Frekuensi
1 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46
2 47, 48, 49, 50, 51, 52, 53
3 54, 55, 56, 57, 58, 59, 60,
4 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67,
5 68, 69, 70, 71, 72, 73, 74,
6 75, 76, 77, 78, 79, 80, 81,
7 82, 83, 84, 85, 86, 87, 88,
8 89, 90, 91, 92, 93, 94, 95
8 J u m l a h
Sesuai dengan kelompok kelasnya, data yang telah disediakan dimasukan dan dihitug jumlahnya sehingga akan terbentuk sebagai berikut.
Interval
Turus
40 – 46 ||
47 – 53 ||||
54 – 56 |||| ||
61 – 67 |||| ||||
68 – 74 |||| |||| ||||
75 – 81 |||| ||
82 – 88 ||||
89 – 95 |||
J u m l a h
Dan hasil akhirnya ditulis sebagai berikut.
Interval
Frekuensi*
40 – 46 2
47 – 53 4
54 – 56 7
61 – 67 9
68 – 74 14
75 – 81 7
82 – 88 4
89 – 95 3
Catatan :
* Frekuensi adalah banyaknya data yang masuk dalam suatu kelas.
2. Membuat Histogram dan Poligon
Sebelum membuat histogram dan polygon pelajariah hal-hal berikut:
I n t e r v a l
F
Batas bawah
( Bb )
Batas atas
( Ba )
Nilai Tengah
( Xi )
Tepi bawah
( Tb )
Tepi atas
( Ta )
40 – 46 2 40 46 43 39,5 46,5
47 – 53 4 47 53 50 46,5 53,5
54 – 56 7 54 56 57 53,5 60,5
61 – 67 9 61 67 64 60,5 67,5
68 – 74 14 68 74 71 67,5 74,5
75 – 81 7 75 81 78 74,5 81,5
82 – 88 4 82 88 85 81,5 88,5
89 – 95 3 89 95 92 88,5 95,5
Menyajikan data merupakan tahap lanjutan yang harus dilakukan setelah suatu data tertentu diperoleh. Tujuan menyajikan data adalah agar data yang dikumpulkan dapat lebih mudah dipahami. Ada 2 katagori peyajian data yaitu
data tunggal (disusun sesuai satuan nilai data yang diperoleh)
data berkelompok (disusun secara berkelompok sesuai dengan interval yang telah ditetapkan).
Data dapat disajikan dalam bentuk tabel atau diagram
B. MENYAJIKAN DATA TUNGGAL
Berikut adalah data nomor sepatu 10 orang siswa :
37, 38, 42, 41, 39, 39, 37, 37, 36, 42
Data tersebut jika disusun dalam bentuk Tabel/Diagram menjadi sebagai berikut.
1. Tabel
NO SEPATU
(x)
FREKUENSI
(f)
36
1
37
3
38
1
39
2
40
0
41
1
42
2
2. Diagram
Berikut adalah penyajian dalam bentuk diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran dan diagram gambar.
2.1. Diagram Batang
2.2.Diagram Garis
2.3. Diagram Lingkaran
2.3.1. Diagram lingkaran dalam satuan derjat (o)
Untuk digaram lingkaran dalam satuan derajat “0” :
sebuah lingkaran = 3600
Cara mengubah data ke derajat “0”
Jumlah seluruh data = 10
banyak data untuk nomor sepatu 36 = 1
Nilai derajat = 1 /36 x 3600 = 100
3. dengan cara yang sama tentukan nilai derajat untuk nomor sepatu
37, 38, 39, 40, 41 dan 42
4. Gunakan bantuan jangka dan busu sehingga ketika digambar
menjadi diagram seperti di atas
2.3.2. Diagram lingkaran dalam satuan %
Pembagian lingkaran untuk setiap data dalam satuan persen (%) pada dalam gambar ditentukan dengan cara sebagai berikut.
sebuah lingkaran = 100%
Cara mengubah data ke persen “%”
Jumlah seluruh data (n) = 10
Data sepatu dengan nomor 36 (a) ada 1
Nilai persen = 1/10 x 100% = 10%
lakukan cara yang sama untuk setiap nomor sepatu yang lain sehingga diperoleh persentase untuk ukuran 37 (30%), 38 (10%),39 (20%),40 (0%) , 41 (10%) dan 42 (20%).
2.4. Diagram Gambar
C. MENYAJIKAN DATA BERKELOMPOK
Data berkelompok digunakan untuk memudahkan dalam menyajikan data yang jumlahnya cukup banyak, sehingga data tersebut mudah dibaca karena tampil lebih ringkas tanpa mengubah tujuan yang diinginkan. Data berkelompok dapat disajikan dalam bentuk tabel dsitribusi frekuensi atau dalam bentuk diagram batang berimpit (histogram) dan poligon serta ogive.
Perhatikan data berikut :
Data nilai hasil ulangan Matematika pada SMK “X” sebagai berikut :
51 58 71 76 90 85 86 73 67 69
57 48 40 53 65 81 90 73 77 74
60 70 69 61 75 62 56 43 72 94
72 63 71 74 58 78 75 76 83 68
66 68 50 64 65 71 85 59 67 60
Bentuk tabel dari data tersebut sebagai berikut.
TABEL NILAI ULANGAN MATEMATIKA SMA X
N i l a i Frekuensi
40 – 46 2
47 – 53 4
54 – 60 7
61 – 67 9
68 – 74 14
75 – 81 7
82 – 88 4
89 – 95 3
J u m l a h 50
Dan bentuk diagram data tersebut dalam bentuk histogram dan poligon sebagai berikut.
Bentuk ogivenya sebagai berikut :
Ogive Negatif Ogive Positif
1. Membuat Tabel Data Berkelompok
Untuk membuat tabel distribusi frekuensi dari data yang jumlahnya cukup besar terlebih dahulu harus menentukan nilai jangkauan (R) , baanyaknya kelas (K) dan panjang kelas (I) dengan aturan sebagai berikut.
Jangkauan / Range ( R )
adalah selisih nilai data tertinggi dengan nilai data terendah.
Rumus :
R = Xb – Xk
Xb = Nilai data tertinggi
Xk = Nilai data terendah
Banyaknya kelas / banyaknya interval ( K )
Rumus aturan STURGES :
K = 1 + 3,3 log n
K = banyaknya kelas
n = banyaknya data
Interval kelas / panjang kelas ( I )
Rumus :
I = R/K
R = Jangkauan
K = banyaknya kelas
Tabel yang terbentuk di atas diperoleh sebagai berikut. (Perhatikan data yang telah disediakan di atas!)
Data nilai hasil ulangan Matematika pada SMK “X”
51 58 71 76 90 85 86 73 67 69
57 48 40 53 65 81 90 73 77 74
60 70 69 61 75 62 56 43 72 94
72 63 71 74 58 78 75 76 83 68
66 68 50 64 65 71 85 59 67 60
Berdasarkan data tersebut :
Banyanya data : n = 50
Data terbesar : Xb = 94
Data terkecil : Xk = 40
Jangkauan R = Xb – Xk
= 94 – 40
= 54
Banyaknya kelas
K = 1 + 3,3 log n
= 1 + 3,3 log 50
= 1 + 3,3 x 1,699
= 1 + 5,6067
= 6,6067 ≡ 7 (pembulatan)
Interval kelas
54/7 = 7,714 ≡ 8 (pembulatan)
Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dibuat tabel dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Banyak data setiap kelas/panjang kelas/Interval = 7. Kelas pertama di mulai dari data terkecil yaitu
2) Banyaknya kelas 8
Kelas
Data
Frekuensi
1 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46
2 47, 48, 49, 50, 51, 52, 53
3 54, 55, 56, 57, 58, 59, 60,
4 61, 62, 63, 64, 65, 66, 67,
5 68, 69, 70, 71, 72, 73, 74,
6 75, 76, 77, 78, 79, 80, 81,
7 82, 83, 84, 85, 86, 87, 88,
8 89, 90, 91, 92, 93, 94, 95
8 J u m l a h
Sesuai dengan kelompok kelasnya, data yang telah disediakan dimasukan dan dihitug jumlahnya sehingga akan terbentuk sebagai berikut.
Interval
Turus
40 – 46 ||
47 – 53 ||||
54 – 56 |||| ||
61 – 67 |||| ||||
68 – 74 |||| |||| ||||
75 – 81 |||| ||
82 – 88 ||||
89 – 95 |||
J u m l a h
Dan hasil akhirnya ditulis sebagai berikut.
Interval
Frekuensi*
40 – 46 2
47 – 53 4
54 – 56 7
61 – 67 9
68 – 74 14
75 – 81 7
82 – 88 4
89 – 95 3
Catatan :
* Frekuensi adalah banyaknya data yang masuk dalam suatu kelas.
2. Membuat Histogram dan Poligon
Sebelum membuat histogram dan polygon pelajariah hal-hal berikut:
I n t e r v a l
F
Batas bawah
( Bb )
Batas atas
( Ba )
Nilai Tengah
( Xi )
Tepi bawah
( Tb )
Tepi atas
( Ta )
40 – 46 2 40 46 43 39,5 46,5
47 – 53 4 47 53 50 46,5 53,5
54 – 56 7 54 56 57 53,5 60,5
61 – 67 9 61 67 64 60,5 67,5
68 – 74 14 68 74 71 67,5 74,5
75 – 81 7 75 81 78 74,5 81,5
82 – 88 4 82 88 85 81,5 88,5
89 – 95 3 89 95 92 88,5 95,5
COMUNICATIVE ENGLISH
Communicative purpose of Narrative Text
Communicative goals Narrative Text as described above is to entertain the listener or reader about a past story or stories related to the experience of real, imaginary or complex events that led to a crisis, which eventually find a solution.
Generic Structure Narrative Text
Each type of English text (genre) has the structure of the text on their own. Structure of Narrative Text consists of three parts:
A. Orientation
In the Orientation section contains the introduction or the introduction of the characters in the story as well as time and place of occurrence.
Communicative goals Narrative Text as described above is to entertain the listener or reader about a past story or stories related to the experience of real, imaginary or complex events that led to a crisis, which eventually find a solution.
Generic Structure Narrative Text
Each type of English text (genre) has the structure of the text on their own. Structure of Narrative Text consists of three parts:
A. Orientation
In the Orientation section contains the introduction or the introduction of the characters in the story as well as time and place of occurrence.
APTI
Pengertian dan Definisi Blog
Blog berasal dari kata Web dan Log (WEBLOG) yang berarti catatan online (yang berada di web).
Pengertian yang lebih lengkap, blog adalah situs web yang berisi tulisan, artikel atau informasi bermanfaat yang diupdate (diperbaharui) secara teratur dan dapat diakses secara online baik untuk umum maupun pribadi
Ciri-ciri :
Berikut adalah ciri-ciri blog secara umum
Memiliki Nama dan Alamat yang bisa diakses secara online
Memiliki tujuan
Memiliki isi atau postingan yang berupa artikel, catatan, dan informasi lainnya
Postingan atau isi blog terarsip (tersimpan sesuai tanggal, bulan dan tahun posting)
Isi Blog umumnya selalu bertambah atau terupdate sesuai dengan tujuan blog
Tujuan Blog Secara Umum, antara lain :
Menyampaikan informasi yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun bagi orang lain
Memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun orang lain
Menyalurkan hobby dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif
Berkarya atau aktualisasi diri
Saling bertukar pengetahuan dengan pembaca, blogger menulis, pengunjung memberikan tanggapan atau komentar
Berbagi pengalaman
berbagi software berguna, seperti foto, film/video, dokumen, dsb
banyak lagi, sesuai dengan jenis / topik yang diangkat
Karena blog bermacam-macam jenisnya, maka tujuan blog juga dipengaruhi oleh jenis blog tersebut.
misal :
>> Tujuan Blog Pribadi : bertujuan untuk memberikan informasi yang update tentang diri pemilik blog. Seputar pengalaman, hal-hal yang berkesan, catatan harian, catatan perjalanan pribadi, dan sebagainya
>> Tujuan Blog Kesehatan : bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan terkini
>> Tujuan Blog bisnis : bertujuan untuk memberikan informasi terkini seputar bisnis sebuah perusahaan
Blog berasal dari kata Web dan Log (WEBLOG) yang berarti catatan online (yang berada di web).
Pengertian yang lebih lengkap, blog adalah situs web yang berisi tulisan, artikel atau informasi bermanfaat yang diupdate (diperbaharui) secara teratur dan dapat diakses secara online baik untuk umum maupun pribadi
Ciri-ciri :
Berikut adalah ciri-ciri blog secara umum
Memiliki Nama dan Alamat yang bisa diakses secara online
Memiliki tujuan
Memiliki isi atau postingan yang berupa artikel, catatan, dan informasi lainnya
Postingan atau isi blog terarsip (tersimpan sesuai tanggal, bulan dan tahun posting)
Isi Blog umumnya selalu bertambah atau terupdate sesuai dengan tujuan blog
Tujuan Blog Secara Umum, antara lain :
Menyampaikan informasi yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun bagi orang lain
Memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun orang lain
Menyalurkan hobby dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif
Berkarya atau aktualisasi diri
Saling bertukar pengetahuan dengan pembaca, blogger menulis, pengunjung memberikan tanggapan atau komentar
Berbagi pengalaman
berbagi software berguna, seperti foto, film/video, dokumen, dsb
banyak lagi, sesuai dengan jenis / topik yang diangkat
Karena blog bermacam-macam jenisnya, maka tujuan blog juga dipengaruhi oleh jenis blog tersebut.
misal :
>> Tujuan Blog Pribadi : bertujuan untuk memberikan informasi yang update tentang diri pemilik blog. Seputar pengalaman, hal-hal yang berkesan, catatan harian, catatan perjalanan pribadi, dan sebagainya
>> Tujuan Blog Kesehatan : bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan terkini
>> Tujuan Blog bisnis : bertujuan untuk memberikan informasi terkini seputar bisnis sebuah perusahaan
hukum bisnis
Soal 1 A. Hukum publik : hukum yang mengatur kepentingan umun dan mengetur hubungan penguasa dengan warga negaranya. bagian hukum publik : hukum tata negara,Hukum administrasi ,Hukum pidana. Hukum perdata : hukum antar perorangan yang mengatur hak dan kewajiban perorangan yang satu terhadap yang lain di dalam hubungan keluarga dan didalam pergaulan masyarakat. Bagian hukum perdata : -Hukum dagang ,-Hukum adat. B . sistem terbuka :
merupakan sistem yang hubungan timbal balik dengan lingkungan Sistem tertutup : merupakan sistem yang bererti bahwa pembentukan undang-undang tidak memeberi kebebasan untuk pembentukan hukum.
Soal 2 b.ombudsman : lembaga atau pejabat publik yang mandiri yang diangkat untuk menerima pengaduan dari masyarakat tentang penyalah gunaan tindakan-tindakan oleh pemerintah. tugas ombudsman: 1.menyebarluaskan pemahamaman mengenai lembaga ombudsman,2.melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah,perguruaan tinggi , LSM, para ahli. 3.melakukan langkah untuk menidak lanjuti laporan atau informasi mengenai terjadinya penyimpangan oleh penyelenggara negara dalam melaksanakan tugasnya maupun dalam memberikan pelayanan umum 4. mempersiapkan konsep rancangan undang-undang tentang Ombudsman Nasional.
Soal 3 Interprestasi : cara penfsiran atau pnjelasan yang paling sederhana untuk mengetahui makna ketentuan undang”. Jenis” interprestasi: -sosiologis : tujuan kemasyarakatan,-sistematis : hub sistem perUUan,-historis : menurut sejarah UU & hukum
Soal 4 Hub antara perikatan & perjanjian: Bahwa perjanjian itu menerbitkan perikatan. Perjanjian adalah suatu peristiwa dimana seseorang berjanji kepada orang lainuntuk melaksanakan suatu hal maka timbulah perikatan antara dua orang tersebut. Macam “ perikatan: 1. Perikatan yang lahir dari perjanjian. 2.Perikatan yang lahir dari UU.
Soal 5 Syarat sah perjanjian : 1.Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya. 2.cakap untuk membuet suatu perjanjian. 3. mengenai suatu hal tertentu. 4. suatu sebab yang halal. Yang tidak cakap membuat perjanjian : 1. Orang” yang belum dewasa 2.Mereka yang ditaruh dibawah pengampuan. 3.Orang perempuan yang dikuasakan oleh suaminya.
Soal 6 Sistem hukum : suatu kesatuan yang mempunyai interaksi satu sama lain dan bekerja sama untuk mencapai kesatuan tersebut.
Soal 7 Klasifikasi hukum : Hukum perdata , Hukum pidana
Soal 1 A. Hukum publik : hukum yang mengatur kepentingan umun dan mengetur hubungan penguasa dengan warga negaranya. bagian hukum publik : hukum tata negara,Hukum administrasi ,Hukum pidana. Hukum perdata : hukum antar perorangan yang mengatur hak dan kewajiban perorangan yang satu terhadap yang lain di dalam hubungan keluarga dan didalam pergaulan masyarakat. Bagian hukum perdata : -Hukum dagang ,-Hukum adat. B . sistem terbuka : merupakan sistem yang hubungan timbal balik dengan lingkungan Sistem tertutup : merupakan sistem yang bererti bahwa pembentukan undang-undang tidak memeberi kebebasan untuk pembentukan hukum.
Soal 2 b.ombudsman : lembaga atau pejabat publik yang mandiri yang diangkat untuk menerima pengaduan dari masyarakat tentang penyalah gunaan tindakan-tindakan oleh pemerintah. tugas ombudsman: 1.menyebarluaskan pemahamaman mengenai lembaga ombudsman,2.melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah,perguruaan tinggi , LSM, para ahli. 3.melakukan langkah untuk menidak lanjuti laporan atau informasi mengenai terjadinya penyimpangan oleh penyelenggara negara dalam melaksanakan tugasnya maupun dalam memberikan pelayanan umum 4. mempersiapkan konsep rancangan undang-undang tentang Ombudsman Nasional.
Soal 3 Interprestasi : cara penfsiran atau pnjelasan yang paling sederhana untuk mengetahui makna ketentuan undang”. Jenis” interprestasi: -sosiologis : tujuan kemasyarakatan,-sistematis : hub sistem perUUan,-historis : menurut sejarah UU & hukum
Soal 4 Hub antara perikatan & perjanjian: Bahwa perjanjian itu menerbitkan perikatan. Perjanjian adalah suatu peristiwa dimana seseorang berjanji kepada orang lainuntuk melaksanakan suatu hal maka timbulah perikatan antara dua orang tersebut. Macam “ perikatan: 1. Perikatan yang lahir dari perjanjian. 2.Perikatan yang lahir dari UU.
Soal 5 Syarat sah perjanjian : 1.Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya. 2.cakap untuk membuet suatu perjanjian. 3. mengenai suatu hal tertentu. 4. suatu sebab yang halal. Yang tidak cakap membuat perjanjian : 1. Orang” yang belum dewasa 2.Mereka yang ditaruh dibawah pengampuan. 3.Orang perempuan yang dikuasakan oleh suaminya.
Soal 6 Sistem hukum : suatu kesatuan yang mempunyai interaksi satu sama lain dan bekerja sama untuk mencapai kesatuan tersebut.
Soal 7 Klasifikasi hukum : Hukum perdata , Hukum pidana
Soal 1 A. Hukum publik : hukum yang mengatur kepentingan umun dan mengetur hubungan penguasa dengan warga negaranya. bagian hukum publik : hukum tata negara,Hukum administrasi ,Hukum pidana. Hukum perdata : hukum antar perorangan yang mengatur hak dan kewajiban perorangan yang satu terhadap yang lain di dalam hubungan keluarga dan didalam pergaulan masyarakat. Bagian hukum perdata : -Hukum dagang ,-Hukum adat. B . sistem terbuka : merupakan sistem yang hubungan timbal balik dengan lingkungan Sistem tertutup : merupakan sistem yang bererti bahwa pembentukan undang-undang tidak memeberi kebebasan untuk pembentukan hukum.
Soal 2 b.ombudsman : lembaga atau pejabat publik yang mandiri yang diangkat untuk menerima pengaduan dari masyarakat tentang penyalah gunaan tindakan-tindakan oleh pemerintah. tugas ombudsman: 1.menyebarluaskan pemahamaman mengenai lembaga ombudsman,2.melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah,perguruaan tinggi , LSM, para ahli. 3.melakukan langkah untuk menidak lanjuti laporan atau informasi mengenai terjadinya penyimpangan oleh penyelenggara negara dalam melaksanakan tugasnya maupun dalam memberikan pelayanan umum 4. mempersiapkan konsep rancangan undang-undang tentang Ombudsman Nasional.
Soal 3 Interprestasi : cara penfsiran atau pnjelasan yang paling sederhana untuk mengetahui makna ketentuan undang”. Jenis” interprestasi: -sosiologis : tujuan kemasyarakatan,-sistematis : hub sistem perUUan,-historis : menurut sejarah UU & hukum
merupakan sistem yang hubungan timbal balik dengan lingkungan Sistem tertutup : merupakan sistem yang bererti bahwa pembentukan undang-undang tidak memeberi kebebasan untuk pembentukan hukum.
Soal 2 b.ombudsman : lembaga atau pejabat publik yang mandiri yang diangkat untuk menerima pengaduan dari masyarakat tentang penyalah gunaan tindakan-tindakan oleh pemerintah. tugas ombudsman: 1.menyebarluaskan pemahamaman mengenai lembaga ombudsman,2.melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah,perguruaan tinggi , LSM, para ahli. 3.melakukan langkah untuk menidak lanjuti laporan atau informasi mengenai terjadinya penyimpangan oleh penyelenggara negara dalam melaksanakan tugasnya maupun dalam memberikan pelayanan umum 4. mempersiapkan konsep rancangan undang-undang tentang Ombudsman Nasional.
Soal 3 Interprestasi : cara penfsiran atau pnjelasan yang paling sederhana untuk mengetahui makna ketentuan undang”. Jenis” interprestasi: -sosiologis : tujuan kemasyarakatan,-sistematis : hub sistem perUUan,-historis : menurut sejarah UU & hukum
Soal 4 Hub antara perikatan & perjanjian: Bahwa perjanjian itu menerbitkan perikatan. Perjanjian adalah suatu peristiwa dimana seseorang berjanji kepada orang lainuntuk melaksanakan suatu hal maka timbulah perikatan antara dua orang tersebut. Macam “ perikatan: 1. Perikatan yang lahir dari perjanjian. 2.Perikatan yang lahir dari UU.
Soal 5 Syarat sah perjanjian : 1.Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya. 2.cakap untuk membuet suatu perjanjian. 3. mengenai suatu hal tertentu. 4. suatu sebab yang halal. Yang tidak cakap membuat perjanjian : 1. Orang” yang belum dewasa 2.Mereka yang ditaruh dibawah pengampuan. 3.Orang perempuan yang dikuasakan oleh suaminya.
Soal 6 Sistem hukum : suatu kesatuan yang mempunyai interaksi satu sama lain dan bekerja sama untuk mencapai kesatuan tersebut.
Soal 7 Klasifikasi hukum : Hukum perdata , Hukum pidana
Soal 1 A. Hukum publik : hukum yang mengatur kepentingan umun dan mengetur hubungan penguasa dengan warga negaranya. bagian hukum publik : hukum tata negara,Hukum administrasi ,Hukum pidana. Hukum perdata : hukum antar perorangan yang mengatur hak dan kewajiban perorangan yang satu terhadap yang lain di dalam hubungan keluarga dan didalam pergaulan masyarakat. Bagian hukum perdata : -Hukum dagang ,-Hukum adat. B . sistem terbuka : merupakan sistem yang hubungan timbal balik dengan lingkungan Sistem tertutup : merupakan sistem yang bererti bahwa pembentukan undang-undang tidak memeberi kebebasan untuk pembentukan hukum.
Soal 2 b.ombudsman : lembaga atau pejabat publik yang mandiri yang diangkat untuk menerima pengaduan dari masyarakat tentang penyalah gunaan tindakan-tindakan oleh pemerintah. tugas ombudsman: 1.menyebarluaskan pemahamaman mengenai lembaga ombudsman,2.melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah,perguruaan tinggi , LSM, para ahli. 3.melakukan langkah untuk menidak lanjuti laporan atau informasi mengenai terjadinya penyimpangan oleh penyelenggara negara dalam melaksanakan tugasnya maupun dalam memberikan pelayanan umum 4. mempersiapkan konsep rancangan undang-undang tentang Ombudsman Nasional.
Soal 3 Interprestasi : cara penfsiran atau pnjelasan yang paling sederhana untuk mengetahui makna ketentuan undang”. Jenis” interprestasi: -sosiologis : tujuan kemasyarakatan,-sistematis : hub sistem perUUan,-historis : menurut sejarah UU & hukum
Soal 4 Hub antara perikatan & perjanjian: Bahwa perjanjian itu menerbitkan perikatan. Perjanjian adalah suatu peristiwa dimana seseorang berjanji kepada orang lainuntuk melaksanakan suatu hal maka timbulah perikatan antara dua orang tersebut. Macam “ perikatan: 1. Perikatan yang lahir dari perjanjian. 2.Perikatan yang lahir dari UU.
Soal 5 Syarat sah perjanjian : 1.Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya. 2.cakap untuk membuet suatu perjanjian. 3. mengenai suatu hal tertentu. 4. suatu sebab yang halal. Yang tidak cakap membuat perjanjian : 1. Orang” yang belum dewasa 2.Mereka yang ditaruh dibawah pengampuan. 3.Orang perempuan yang dikuasakan oleh suaminya.
Soal 6 Sistem hukum : suatu kesatuan yang mempunyai interaksi satu sama lain dan bekerja sama untuk mencapai kesatuan tersebut.
Soal 7 Klasifikasi hukum : Hukum perdata , Hukum pidana
Soal 1 A. Hukum publik : hukum yang mengatur kepentingan umun dan mengetur hubungan penguasa dengan warga negaranya. bagian hukum publik : hukum tata negara,Hukum administrasi ,Hukum pidana. Hukum perdata : hukum antar perorangan yang mengatur hak dan kewajiban perorangan yang satu terhadap yang lain di dalam hubungan keluarga dan didalam pergaulan masyarakat. Bagian hukum perdata : -Hukum dagang ,-Hukum adat. B . sistem terbuka : merupakan sistem yang hubungan timbal balik dengan lingkungan Sistem tertutup : merupakan sistem yang bererti bahwa pembentukan undang-undang tidak memeberi kebebasan untuk pembentukan hukum.
Soal 2 b.ombudsman : lembaga atau pejabat publik yang mandiri yang diangkat untuk menerima pengaduan dari masyarakat tentang penyalah gunaan tindakan-tindakan oleh pemerintah. tugas ombudsman: 1.menyebarluaskan pemahamaman mengenai lembaga ombudsman,2.melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah,perguruaan tinggi , LSM, para ahli. 3.melakukan langkah untuk menidak lanjuti laporan atau informasi mengenai terjadinya penyimpangan oleh penyelenggara negara dalam melaksanakan tugasnya maupun dalam memberikan pelayanan umum 4. mempersiapkan konsep rancangan undang-undang tentang Ombudsman Nasional.
Soal 3 Interprestasi : cara penfsiran atau pnjelasan yang paling sederhana untuk mengetahui makna ketentuan undang”. Jenis” interprestasi: -sosiologis : tujuan kemasyarakatan,-sistematis : hub sistem perUUan,-historis : menurut sejarah UU & hukum
Langganan:
Postingan (Atom)